Senin, 21 Maret 2011

Memupuk Sikap Juara

Berpikir seperti seorang juara membuat Anda menjadi juara. Hal yang sangat penting bagi calon juara adalah bagaimana mengubah negatif menjadi positif dan keterbatasan menjadi peluang. Aset yang paling berharga bagi seorang yang sedang belajar untuk menjadi seorang juara adalah sikap positif karena emosi positif melicinkan jalan menuju sukses.

Kalau Anda mempunyai harapan yang tinggi terhadap diri Anda, harga diri yang tinggi, dan keyakinan bahwa Anda akan berhasil, Anda akan memperoleh prestasi tinggi. Ada pepatah lama yang masih terus akan berlaku : “Apa yang Anda pikirkan akan menjadi kenyataan.” Seperti kata Henry Ford : Baik Anda berpikir Anda bisa, atau berpikir Anda tidak bisa – Anda benar.” “Berpikirlah seperti seorang juara dan Anda akan menang.”

Hal-Hal Yang Penting Untuk Menjadi Seorang Juara
1.      Jadikan Kegagalan Sebagai Umpan Balik
Sebagai ilustrasi yang menarik, bagaimana saat Anda masih kecil yang bergerak merangkak, Anda melihat orang-orang yang lebih dewasa berjalan dan Anda memutuskan untuk mencoba berjalan. Saat Anda gagal, Anda terus berusaha, belajar dari rintangan setiap hari dan membuat perubahan kecil dalam teknik Anda hingga pada suatu hari Anda dapat berjalan sendiri beberapa langkah.
Yang penting dari pengalaman belajar berjalan itu adalah cara Anda memandang kegagalan. Ini bukanlah hal besar yang menakutkan dan negatif yang membuat Anda merasa sedih atau bodoh dan tertahan dalam upaya mencapai tujuan. Tetapi, sebenarnya setiap kegagalan kecil merupakan potongan informasi lain yang membawa Anda pada keberhasilan. Sehingga Anda dapat memperbaiki kesalahan Anda dan mencapai keberhasilan puncak Anda.
Jika Anda menganggap kegagalan itu sebagai tanda yang mengatakan, Aku tak dapat melakukannya, maka Anda benar sepenuhnya – Anda tak dapat melakukannya. Namun disisi lain jika Anda menganggap kegagalan semata-mata sebagai umpan balik (sebagai informasi) maka artinya akan benar-benar berbeda. Anda akan belajar dari informasi ini, lalu mengadakan perubahan seperlunya dalam teknik Anda, dan akhirnya Anda akan mencapai keberhasilan.

2.      Berbicara Kepada Diri Sendiri : Psikologi Yang Mementingkan Sikap Positif
Penelitian Jack Canfield, bahwa setiap hari kita menerima enam kali lipat komentar negatif daripada komentar positif. Bagaiman jadinya jika gambaran ini dibalik ?
Untuk mewujudkan hal itu, pada mulanya Andalah yang harus memberikan pujian untuk diri sendiri, karena dunia tidak begitu saja melontarkan pujian kepada Anda tanpa alasan.
Dalam berbagai kejadian, akan muncul dua pikiran yang berbeda, yaitu pemikiran yang positif & pemikiran yang negatif. Pemikiran yang positif akan memberikan semangat dan mendukung terciptanya hubungan efektif, sedang pemikiran yang negatif akan melemahkan diri sendiri dan berpengaruh negatif dengan cara Anda mensikapi kejadian tersebut. Mana yang Anda pilih ?
Pasti Anda akan memilih untuk selalu menggunakan pemikiran yang positif, dan untuk memilih hal tersebut mulailah memberikan pesan-pesan positif kepada diri Anda sendiri. Karena hal itu yang akan mendorong pikiran positif Anda.

3.      Kendalikan Pikiran Anda Dengan Mengendalikan Ekspresi Tubuh Dan Wajah Anda
Tubuh Anda biasanya terpengaruh pikiran Anda, namun sebenarnya Anda dapat memanfaatkan tubuh Anda untuk mempengaruhi pikiran Anda. Dalam hal ini, yang saya maksudkan adalah bahwa Anda dapat mengontrol kerangka pikiran Anda dengan mengontrol tubuh Anda.
Ikuti latihan berikut untuk membuktikannya :
Pertama :
a)      Jatuhkan tubuh Anda di kursi.
b)      Tundukkan kepala Anda, lipatlah tangan Anda dan dekap ke dada.
c)      Cibirkan bibir Anda, biarkan pipi Anda turun, dan tegangkan otot-otot di sekitar mata.
d)     Cobalah untuk merasa bahagia dan optimistis.
Kedua :
a)      Duduk tegak di kursi  Anda.
b)      Tegakkan bahu dan punggung Anda
c)      Biarkan senyum menghiasi sudut-sudut bibir Anda dan bukalah mata Anda lebar-lebar.
d)     Cobalah untuk merasa sedih dan tertekan.

4 komentar:

Arief Bayoe Sapoetra mengatakan...

wah semoga bermanfaat sobat......

..:..Rez Iras ..:.. mengatakan...

bner banget tuh d point pertama,,
kegagalan bisa mnjadi motivasi bwt kita..

i-one mengatakan...

wah,ceritanya menarik lo mas.salam kenal,klu ada waktu kunjungin blog ane ya

Dedi Suryadi mengatakan...

terima kasih sahabatku,,atas komentarnya

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons